wILUjENG wELCoME

SELAMAT DATANG !!!
SALAM PRAMUKA ! SEJAHTERA ! ! !

Rabu, 28 September 2022

LK 3.1 Menyusun Best Practices Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice) Menggunakan Metode Star (Situasi, Tantangan, Aksi, Refleksi Hasil Dan Dampak) Terkait Pengalaman Mengatasi Permasalahan Siswa Dalam Pembelajaran Lokasi SD NEGERI BEJI 6 Lingkup Pendidikan Satuan Pendidikan Tingkat Dasar Tujuan yang ingin dicapai Motivasi Belajar Pesert didik, Peningkatan kompetensi guru dalam Penerapan Strategi Model, Pendekatan dan metode Pembelajaran PJOK Penulis Dindin Saripudin, S.Pd Tanggal 25 September 2022 Situasi: Kondisi yang menjadi latar belakang masalah, mengapa praktik ini penting untuk dibagikan, apa yang menjadi peran dan tanggung jawab anda dalam praktik ini. Situasi dan Kondisi yang menjadi latar belakang masalah dari pelaksanaan praktik ini adalah untuk memotivasi diri sendiri agar lebih baik lagi dalam memberikan pelajaran bagi peserta didik, keluar dari zona nyaman bagi Penulis dengan dengan membuat perangkat pembelajaran yang apa adanya dan ingin berguna bagi lingkungan sekitar terutama lingkungan dimana tempat bekerja, dimana itu sangat penting untuk dibagikan sebagai bahan pertimbangan dan pengetahuan sekaligus sebagai bahan gambaran bagi yang berprofesi sama dengan penulis dalam hal pembelajaran khususnya pembelajaran bidang study PJOK. Adapun yang menjadi peranan dan tanggung jawab penulis dalam praktik ini adalah ketika penulis ingin menjadi seseorang yang berguna bagi orang lain maka penulis harus mengembangkan kompetensi terkait dengan kebidangan penulis yaitu sebagai pendidik maka penulis harus meningkatkan kompetensi penulis dengan cara salah satunya mengikuti PPG tersebut. Kendala yang terjadi di lapangan yang terjadi pada peserta didik adalah : - Transisi Pembelajaran dari Daring dan Kembali During - Penggunaan HP yang berlebihan dari anak membuat motoric anak berkurang / terkesan Kaku Tantangan : Apa saja yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut? Siapa saja yang terlibat, Seperti yang diketahui untuk mencapai tujuan yang di inginkan sudah pasti ada tantangan yang harus dipecahkan atau yang harus diselesaikan. Mulai dari penulis, tempat Praktik Pembelajaran, sarana prasana, siswa, orang tua dan kepala sekolah maupun rekan sejawat. Diantaranya : - Guru tidak mengetahui model, pendekatan sama metode pembelajaran sehingga pembelajaran di tempat penulis bekerja khusus pelajaran PJOK sangat monoton dan kurang memotivasi siswa 1. Tantangan Motivasi Pembelajaran terhadap peserta didik. Motivasi adalah salah satu yang pentimg bagi proses pembelajaran terhadap peserta didik untuk memaksimalkan, mencerna dengan baim terhadap pembelajaran yang diberikan oleh guru, namun kadangkala motivasi itu tidak tepat sasaran kepada peserta didik dikarenakan guru tidak menyajikan pembelajaran yang menarik bagi peserta didik sehingga peserta didik untuk menerima pembelajaran kurang termotivasi yang akibatnya materi pembelajaran tidak tertransfer dengan baik kepada peserta didik. 2. Tantangan dengan masalah pedagogi terkait strategi pembelajaran guru kurang menguasai dikarenakan terlalu dipermudah dengan mengedit perangkat pembelajaran yang sudah tersedia di browsing atau di internet tanpa membaca kontruk perangkat pebelajaran. 3. Selanjutnya guru kurang update tentang model, pendekatan dan strategi pembelajtran sehingga penerapan pembelajaran menotoh hanya menggunakan dicoveri learning dengan metode ceramah saja. 4. Seperti yang kita ketahui dizaman era revolusi indutri 4.0 dan sosiety 5.0. Ada tantangan tersendiri bagi penulis adalah dalam peran dan tanggungjawab sebagai pendidik di era yang sudah diterangkan di atas yaitu a. Di era revolusi 4.0 dalam pendidikan, guru sebagai pendidik didalam pembelajaran di era 4.0 harus memiliki Solf Skill diantarnya :critical thingking, creative, communicative dan collaborative yang kuat dan tidak bisa digantika oleh teknologi. peran guru yang tidak dapat digantikan tersebut antara lain: teladan dalam tindakan, sikap ataupun karakter dan inspiratif serta pasion. Interaksi guru dan siswa dalam pembelajaran dapat membangun dan mengembangkan karakter siswa. Penulis merasa masih kurang dan masih banyak kelemahan terutama dalam mengembangkan karakter siswa dikarnakan kurangnya pemahaman tentang hal tersebut. sekaligus di era sosiety 5.0 yang harusnya menjawab dari era 4.0 Aksi : Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut/ strategi apa yang digunakan/ bagaimana prosesnya, siapa saja yang terlibat / Apa saja sumber daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini Langkah-langkah yang dilakukan oleh penulis untuk menghadapi tantangan tersebut adalah mengikuti materi pendalaman dari dosen fasilitator menerima masukan dan pembelajaran dari dosen fasilitator dan guru pamong, menerima masukan dari rekan PPG, rekan sejawat di tempat kerja dan Kepala Sekolah, serta melihat dan mencari dari kajian literatur. Strategi yang digunakan penulis untuk menjawab tantangan yang di hadapi terutama di motivasi pembelajaran dan tantangan masalah pedagogi (seni mengajar) terkait strategi pembelajaran adalah a. Upaya yang dilakukan penulis dalam menyelesaikan permasalahan motivasi dalam implementasi pembelajaran di PPL adalah dengan cara menggunakan perangkat pembelajaran berbasis ICT dan TPACK melihat dari perkembangan zaman dan mengacu ke era revolisi 4.0 dan di lanjutkan guru harus meliki kemampuan di 5.0 menggunakan teknologi dan memanfaatkan teknologi kedalam pembelajaran makan proses implementasi pembelajaran PPL untuk meningkatkan motivasi peserta didik dalam pembelajaran penulis menyampaikan materi menggunakan PPT pembelajaran, Video Motivasi yang di tampilkan menggunakan media alat Proyektor/ LCD Infocus bisa dilihat pada gambar berikut ini : b. Upaya yang dilakukan penulis dalam menyelesaikan permasalahan pedagogi (seni mengajar) terkait strategi pembelajaran dalam implementasi pembelajaran di PPL adalah berlandaskan pada peranan dan tanggungjawab seorang guru di era sosiety 5.0 ini memiliki konsep pembelajaran berbasis masalah dan harus HOTS untuk perangkat pembelajarannya maka penulis di dalam perangkat pembelajaran menggunakan strategi pembelajaran yaitu model Problem Based Learning dengan pendekatan Saintific agar peserta didik bisa menjawab tuntutan di era revolusi sosiety 5.0 berpikir lebih kritis, pemecahan masalah dan lebih kreatif. c. Teknologi pendidikan mempunyai peran yang sangat penting di dalam kegiatan pengajaran pendidikan karakter. Kehadiran media di dalam dunia pendidikan, khususnya dalam rangka efektifitas dan efisiensi pengajaran sangat di perlukan. Pesan atau informasi yang dikomunikasikan yang perlu dikuasai oleh siswa, meliputi kemampuan kognitif bersifat intelektual, kemampuan psikomotorik yang bersifat jasmaniah atau keterampilan fisik. Kemampuan itu dikomunikasikan melalui berbagai saluran, yaitu saluran penglihatan (visual), saluran pendengaran (audio), saluran penglihatan dan pendengaran (audio visual), saluran perasaan (sense), dan saluran yang berwujud penampilan (performance) dalam implementasi penggunaan teknologi di pembelajaran PPL karena untuk model pembelajaran di perangkat pembelajaran penulis menggunakan problem based learing berbasis ICT dan TPACK maka penulis menggunakan media aatu alat LCD proyektor untuk menyampaikan/ menampilkan PPT dan Setting Permasalahan kepada peserta didik, sekaligus bisa menyampaikan penguatan pendidikan karakter dalam pembelajaran ketika melakukan mempraktikan pembelajaran dilapang dengen selalu menyebutkan PPK disiplin. Refleksi Hasil dan dampak Bagaimana dampak dari aksi dari Langkah-langkah yang dilakukan? Apakah hasilnya efektif? Atau tidak efektif? Mengapa? Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan, Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan? Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut Langkah-langkah yang dilakukan penulis diatas dalam menemukan tantangan dan solusi dari tantangan tersebut sudah pasti ada hasil dan dampak dari aksi PPL yang dilakukan oleh penulis yang pertama adalah hasil dari motivasi peserta didik dalam mengikuti pembelajaran hasilnya sangat signifikan yang tadinya peserta didik kurang bersemangat karna pembelajaran menoton setelah penulis melakukan perubahan dengan menampilkan LCD proyektor dan menggunakan model PBL berbasis ICT dan TPACK sangat memotivasi peserta didik untuk berlajar. Kedua hasil dan dampak dari menggunakan strategi pembelajaran dengan menggunakan problem based learning (PBL), Pendekatan Saintific dan metode kontekstual dikarnakan penulis baru menggunakan dan menerapkan dilangkah- langkah pembelajaran, dari hasil pembelajaran sangat signifikan untuk pemahaman ke peserta didik apalagi dalam penilaian keterampilan peserta didik selalu mendapat nilai di atas KKM cuman ada dampak nya untuk peserta didik karena langkah-langkah pembelajaran ini baru di terapkan disekolah penulis peserta didik masih terasa kebingungan dalam proses pembelajrana, terutama di pergantian sintak pembelajaran. Ketiga hasil intervensi dari teknologi sangat berdampak positif untuk motivasi dan hasil pembelajaran peserta didik karena penyampaian dengan tayangan bisa membuat fokus dalam mengamati pembelajaran.

Minggu, 25 Oktober 2009

Lomba Kepramukaan !


Agenda terbaru 22 Oktober 2009
BaDUNK mengadakan kegiatan AKBAR !
Lomba Kepramukaan !
Yang nama nya LK5GT tingkat JAWA BARAT !
Wus SEMANGAT UMAT BADUNKzzzzzzzzzzzzz !